Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2023

Partai Politik Pengecut

 Kewenangan mencalonkan seseorang untuk menduduki kursi eksekutif dan legislatif adalah partai politik. Setiap yang diusung mesti jelas isi kepalanya, apakah mereka satu ideologi dengan partai atau tidak. Apakah mereka memahami permasalahan negeri yang kompleks ini dan apa konsep mereka untuk menyelesaikan persoalan itu, harus jelas. Kemudian partai politik seharusnya menjadikan diri mereka sebagai "dokter" untuk melahirkan pemimpin yang datang dari masyarakat. Ibaratnya, Rakyat adalah rahim pemimpin, partai politik sebagai dokternya. Dalam sistem demokrasi partai politik adalah pilar utama. Dalam demokrasi dikenal istilah The government by reason trough the government by people. Pemerintahan akal melalui pemerintahan orang. Maka sudah menjadi kewajiban bagi partai politik menjadi sumber akal pikiran. Tetapi yang terjadi hari ini partai politik bertransformasi menjadi partai massa, partai yang mengandalkan popularitas dan isi tas seseorang. Intelektualitas, etikabilitas dan m...

Tradisi Ala Jokowi

 "saya akan cawe-cawe". Begitu statement Presiden Jokowi di hadapan para pemred dan beberapa tokoh lainnya. Cawe-cawe Pak Jokowi dalam pemilu 2024 diklaim untuk memastikan pemilu 2024 berjalan jujur, adil, demokratis dan lain-lain. Ia juga berujar bahwa tidak akan melanggar hukum. Campur tangan pak Jokowi juga dikatakan memastikan presiden yang lahir di pilpres nanti adalah presiden yang melanjutkan pembangunan yang telah dilaksanakan agar impian pada tahun 2030 terwujud. Tetapi orang yang kontra dengannya memandang sebaliknya. Banyak orang menduga bahwa Pak Jokowi akan memanfaatkan fasilitas yang ada padanya untuk kepentingan individu. Ahli konstitusi mengatakan bahwa cawe-cawe Jokowi tidak melanggar hukum. Seperti Prof Jimly yang mengatakan bahwa statement itu bukan sebuah pelanggaran hukum. Namun cawe-cawe yang berarti campur tangan Pak Jokowi dalam pemilu 2024 merupakan pelanggaran Etika. Tidak etis seorang presiden mengungkapkan dukungan bagi penerusnya kelak. Pelanggara...